Bupati mengatakan, meskipun secara hitungan keuangan pemotongan TPP menambah pendapatan daerah, hal itu justru berdampak buruk bagi citra kinerja pemerintahan.
“Ada yang beranggapan makin besar potongan berarti makin besar penghematan. Memang secara hitungan uang benar, namun jika dilihat dari sisi penilaian kinerja, hasilnya justru sangat buruk. Angka pemotongan yang tinggi adalah bukti nyata rendahnya kedisiplinan kita,” tandasnya.
Untuk itu Ikram berharap seluruh ASN benar-benar menerapkan kedisiplinan dalam bekerja. “Disiplin harus didahulukan, sebab kinerja yang baik akan mengikuti dengan sendirinya, bukan sebaliknya, menuntut kinerja tinggi namun melalaikan disiplin,” tutupnya. (udy)
1 2