TERNATE – Seorang pria asal Dusun Fitako, Kecamatan Loloda Kepulauan, Halmahera Utara, Maluku Utara berinisial RT (27) ditemukan meninggal dunia dalam keadaan terapung di Pantai Falajawa, Kelurahan Muhajirin Kota Ternate, Minggu (21/12/2025).
Laporan penemuan jasad tersebut diterima oleh Polsek Kawasan Pelabuhan Ahmad Yani Ternate sekitar pukul 05.55 WIT dari warga sekitar. Setelah menerima laporan, personel Polsek Pelabuhan Ahmad Yani bersama Reskrim segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Jenazah tersebut kemudian dibawa ke RSUD Chasan Boesoirie Ternate untuk dilakukan pemeriksaan dan visum oleh anggota Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Maluku Utara. Meskipun begitu, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan.
Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan diberangkatkan ke Pulau Dama, Desa Fitako, Kecamatan Loloda Kepulauan untuk dimakamkan. Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kasi Humas, Ipda Sudirjo saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Kata dia, berdasarkan hasil pemeriksaan awal oleh petugas kepolisian dan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dugaan sementara korban terbawa arus laut, namun penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.
“Seluruh prosedur pemeriksaan kepolisian telah selesai, jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan diberangkatkan menuju Pulau Dama, Desa Fitako, Kecamatan Loloda Kepulauan untuk dimakamkan,” ungkapnya.
Sudirjo juga mengimbau kepada masyarakat Kota Ternate untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan setiap peristiwa kepada pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(cr-02)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

