JAILOLO – Proyek Pembagunan PT. Perusahan listrik Negara (PLN) yang berlokasi di kawasan Porniti kecamatan Jailolo Kabupaten Halmhaera Barat yang dilaksanakan sejak tahun 2019 hingga 2021 tak menunjukan progres mendapat respon dari Sekertaris Provinsi Malut Samsudin A. Kadir.
Menurutnya, berbagai infrastruktur pembagunan yang dianggaran pada kepentingan daerah sudah tentu menjadi pengawasan pemerintah provinsi. “Gubernur sebagai pemerintah provinsi tentu semua informasi yang dapatkan kita tindak lanjuti,” kata sekprov, usai hadiri Paripurna dan HUT Kabupaten Halbar ke-18, Selasa (2/3/2021).
Pemprov juga bakal melakukan kajian terkait keterlambatan pembangunan yang hingga saat ini tak kunjung, termasuk evaluasi pada pihak terkait. “Jadi kita harus melihat mereka segalanya dan mengevaluasi kembali terkait pembangunan itu,” tandasnya
Evaluasi pembangunan bakal dikaji berdasarkan mekanisme pekerjaan secara bertahap ataupun tender pekerjaan secara langsung dalam melaksanakan pembangunan tersebut. “Apakah pembangunan itu merupakan tahap satu yang kemudian tahap dia yang tidak dilanjutkan, atau itu pembangunan satu tahap yang memang tidak selesai kerja,” jelasnya
Pihaknya juga bakal melakukan koordinasi bersama pihak terkait yang membidangi penanganan pembangunan sebagai bentuk pemberitahuan atas keterlambatan proyek pembangunan kantor PLN Halmahera Barat. “Kita tentu saja berkoordinasi dengan yang melakukan penanganan itu tentu saja PT PLN untuk pembangunannya,” pungkasnya.(ais)

