“Jadi untuk progres pekerjaan saya belum pastikan berapa persen karena dokumennya saya belum lihat,” katanya. Menurut Idhar, saat ini pihaknya sudah melakukan rapat dengan Sekda dan suratnya sudah dilanjutkan ke pihak SMI tinggal menunggu surat balasannya seperti apa.
“Apakah ada kelanjutannya atau seperti apa nanti kita lihat, karena untuk pencairan baru sebesar Rp 18 Miliar dari total pinjaman Rp. 123 Miliar lebih,” ujar Idhar.
Idhar juga optimis bahwa, sekalipun tidak selesai akan tetapi proses pembiayaan tetap dilanjutkan dengan APBD. “Sehingga berdasarkan aturan kalau proses pembiayaan tidak bisa diselesaikan dengan menggunakan anggaran pinjaman, maka bisa di lanjutkan dengan menggunakan anggaran APBD, sehingga tidak menjadi persoalan,” pungkasnya. (ril)
