TERNATE – Tim tamu Malut United berhasil membungkam PSM Makasar pada laga pekan ke 15 BRI Super League musim 2025-2027. Meski tim tamu Malut United tampil tanpa diperkuat kapten mereka Gustavo Franca akibat akumulasi kartu kuning dan Yakob Sayuri yang masih menjalani hukuman dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Tanpa diperkuat dua punggawa andalan, Laskar Kie Raha mampu menciptakan gol cepat melalui David da Silva, setelah memanfaatkan umpan dari Taufik Rustam setelah tendangan jarak jauh Alan Jose dihalau Yuran Fernandes yang jatuh dikaki Taufik, kemudian dia mengirimkan bola tersebut ke mantan pemain Persib tersebut dan mampu mengoceh penjaga gawang PSM Makasar, Malut United unggul 1-0 atas tim tuan rumah.
Gol cepat bomber asal Brasil ini membuat Malut United pulang membawa tiga poin berharga dari Stadion BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (21/12/2025) sore. Gol cepat ini juga memukul konsentrasi PSM Makassar sejak awal laga.
Kemenangan ini membuat Malut United melesat ke papan atas klasemen Super League 2025-2026. Mereka kini bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi 28 poin dari 14 pertandingan dan menyalip Persib Bandung yang baru akan bertanding pada malam hari. Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting dalam persaingan menuju jalur juara dan jadi modal ketika mengjamu Borneo pada laga tunda di pekan depan sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan dalam sembilan pekan terakhir.
Sebaliknya, PSM Makassar harus menelan kekecewaan di hadapan pendukungnya sendiri. Juku Eja kini tertahan di peringkat ketujuh dengan 19 poin dari 14 laga dan gagal menembus enam besar.
Pertandingan PSM Makassar vs Malut United langsung berjalan agresif sejak peluit awal dibunyikan. PSM Makassar mencoba mengambil inisiatif serangan untuk menekan sejak menit pertama.
Peluang cepat sempat diciptakan Yuran Fernandes pada menit ke-2 melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun, peluang tersebut masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Malut United.
Satu menit berselang, kejutan justru datang dari kubu tamu. Malut United mencetak gol cepat melalui David da Silva pada menit ketiga yang langsung membungkam stadion.
Gol berawal dari umpan jauh kiper Alan Bernardon ke sisi kiri pertahanan PSM Makassar. Bola dikuasai Taufik Rustam sebelum dikirim ke kotak penalti.
David da Silva berdiri bebas tanpa posisi offside dan dengan tenang mengangkat bola melewati kiper Hilmansyah. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda sepanjang pertandingan. Tertinggal satu gol, PSM Makassar langsung meningkatkan intensitas serangan. Penguasaan bola lebih banyak dikuasai tuan rumah untuk mencari gol penyeimbang.
Taufik Rustam akhirnya ditarik keluar pada menit ke-18 ketika Taufik Rustam karena cedera, posisinya digantikan Tri Setiawan. Meski begitu Malut United masih terus mengancam barisan pertahanan PSM Makasar lewat Ciro Alves dan Yance Sayuri. Namun, lini belakang PSM Makassar masih mampu mengantisipasi.
Memasuki babak kedua, PSM Makassar mencoba tampil lebih agresif. Tekanan demi tekanan dilancarkan untuk membongkar pertahanan Malut United. Solidnya barisan belakang tim tamu membuat peluang sulit tercipta. Malut United bahkan beberapa kali mampu keluar dari tekanan dan mengancam balik.
Serangan-serangan PSM Makassar kerap kandas di area sepertiga akhir. Akurasi umpan terakhir menjadi masalah utama bagi tuan rumah.
Jelang waktu normal berakhir PSM Makassar sempat mendapatkan penalti. Namun wasit membatalkan keputusannya setelah melakukan review VAR. Bahkan tambahan waktu hingga tujuh menit tidak mampu dimanfaatkan PSM Makassar untuk menyamakan kedudukan. Malut United tetap tampil disiplin hingga peluit akhir, skor PSM Makassar vs Malut United 0-1 akhirnya menjadi hasil akhir pertandingan.*
Editor : Hasim Ilyas

