“Harus bersih, karena kalau bersih tentunya akan sehat dan kalau sehat pasti semua pekerjaan bisa dikerjakan, tapi kalau sakit maka pekerjaan juga akan menumpuk,” jelasnya.
Menurutnya, dari 125 pegawai yang ada di Kejati Malut termasuk ASN dan honorer, yang telah melaksanakan tes urine sebanyak 106 orang. Sementara yang belum dialkukan tes urine, kita akan melaksanakan dalam waktu dekat.
“Yang belum sempat, kita akan lakukan pemeriksaan segera, sehingga hasilnya bisa kita tahu secara pasti,” tegasnya. Lebih lanjut Herry, langkah yang dilakukan ini sebagai bentuk pencegahan, supaya kedepan jika ada yang terbukti maka saksi keras siap di berikan.
“Narkoba ini sudah jadi peringatan keras dari pimpinan kita, sehingga kedepan kalau masih ada yang terlibat apalagi ada terbukti maka pasi akan diberikan sanksi paling keras,” pungkasnya. Perlu diketahui tindak lanjut dari kegiatan tersebut, akan dilakukan penyuluhan hukum kepada masyarakat dan jaksa menyapa pada Kamis besok di RRI. (*)
