Sementara, Rektor Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Dr Ranita Rope mengatakan, Universitas Muhammadiyah telah berkomitmen membangun fakultas kedokteran Gigi dan mulut di Kota Tidore yang nantinya akan menjadi kampus kedua Universitas Muhammadiyah, tentunya dibutuhkan dukungan dan kolaborasi yang aktif sehingga rencana ini dapat terselesaikan dengan baik.
“Saat ini bangunan fisiknya mungkin belum ada namun segala material maupun sarana prasarana yang berkaitan dengan fakultas kedokteran ini telah disiapkan oleh universitas Muhammadiyah dan saat ini juga beberapa sarana prasarana juga sudah ada di labkesda milik pemda Kota Tidore, namun ada beberapa sarana yang masih dalam proses pengiriman.” kata Ranita.
Ranita Rope juga berharap, dengan adanya pertemuan dengar pendapat bersama DPRD ini menjadi sebuah langkah yang lebih baik terkait kerjasama ini, semoga kedepan dapat memberikan manfaat yang baik untuk generasi Kota Tidore maupun maluku utara.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan DPRD Kota Tidore yang sangat memberikan ruang bagi UMMU untuk berkembang di Tidore, semoga perjanjian kerjasama ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat Kota Tidore khususnya kepada para anak muda yang ingin melanjutkan studi kedokteran gigi dan mulut ini.” tutup Dr Ranita.
Sekedar diketahui bahwa, rencana pendirian Kampus II Universitas Muhammadiyah Maluku Utara Fakultas Kedokteran Gigi dan Mulut di Kota Tidore ini akan terdapat dua program studi yakni Program studi kedokteran Gigi dan Mulut (S1) dan Program profesi untuk mendapat gelar Dokter Gigi.(hms)