Reaktif, Tim Satgas Rujuk Pasien Ibu Hamil ke Luwuk

Kepala BPBD Taliabu saat diwawancarai

BOBONG- Penumpang KM. Ratu Maria yang akan diberangkatkan dengan rute BOBONG-Luwuk sempat dihebohkan dengan salah satu pasien ibu hamil asal desa Lede yang reaktif covid-19 berdasarkan hasil tes swab. Para penumpang keberatan pasien reaktif tersebut harus diberangkatkan ke Luwuk dengan kapal dengan berbagai alasan, sehingga pasien tersebut tak di izinkan pihak kapal untuk berlayar.

Beruntung, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu langsung bertindak cepat dan memberangkatkan pasien ibu hamil yang dinyatakan reaktif tersebut dengan menggunakan speed boat. Sebab ibu hamil asal kecamatan Lede tersebut terpaksa dirujuk ke RSUD luwuk Sulawesi Tengah karena harus dioperasi.

Kepala BPBD Kabupaten Pulau Taliabu yang merupakan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Pulau Taliabu menyesalkan sikap pihak kapal yang enggan menerima pasien ibu hamil tersebut karena alasan reaktif. Sebab menurutnya pasien ibu hamil yang dirujuk ke Luwuk untuk melahirkan itu tidak memiliki tanda atau gejala positif Covid-19, namun pihak kapal lebih mengutamakan penumpang ketimbang pasien ibu melahirkan tersebut.

“Saya sangat menyayangkan pihak kapal, karena lebih mengutamakan penumpang dari pada pasien ibu melahirkan. Memang ibu hamil yang dirujuk itu berdasarkan hasil tes, dia reaktif, tapi kan dia tidak punya gejala atau tanda tanda terinfeksi virus Covid-19. Kenapa harus lebih mengutamakan penumpang lain di bandingkan pasien,” katanya bernada kesal kepada media ini Kamis (27/05/2021) di halaman kantor bupati kamis sore.

Padahal kata dia, tim satgas telah berkonsultasi dengan pihak RSUD Luwuk terkait status pasien ibu hamil tersebut dan juga pihak kapal, untuk bisa memberangkatkan pasien tersebut, namun nyatanya KM Ratu Maria tetap tidak mengizinkan pasien dirujuk dengan menggunakan kapal tersebut.

“Sebelum diberangkatkan, pihak Dinas kesehatan sudah konsultasi kepada pihak rumah sakit Luwuk, bahwa ada salah satu pasien ibu hamil yang akan dirujuk untuk melahirkan di Luwuk, tapi statusnya reaktif. Lalu pihak RS Luwuk sudah izinkan untuk menerima pasien reaktif, tapi mereka minta agar kapal tidak usah muat penumpang lain, tapi nyatanya kapal lebih memilih muat penumpang lain dibandingkan pasien yang mau dirujuk, sehingga kita sudah rujuk dengan menggunakan speed boat yang pembiayaannya di tanggung oleh pemerintah daerah melalui dinas kesehatan” jelasnya. (bro)