TERNATE – Rencana rekrutmen PTT guru untuk ditempatkan pada tiga kecamatan yang kekurangan guru, sampai kini belum bisa dilakukan karena belum ada kejelasan anggaran.
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate Bachtiar Teng mengatakan, rencana perekrutan PTT untuk tenaga guru yang nantinya ditempatkan di tiga kecamatan, yakni Moti, Hiri dan Batang Dua sampai kini belum dibuka, karena pihaknya masih harus berkonsultasi dengan Bappelitbangda terkait dengan anggaran untuk honor.
“Memang kemarin DPRD juga sudah setujui untuk dianggarkan pada perubahan, tapi kami harus konsultasi dulu dengan Bappelitbangda,” katanya Senin (30/08/2021). Menurut dia, pihaknya berencana rekrutmen itu untuk mengisi tiga bulan sisa di tahun ini, namun harus dikonsultasikan lagi dengan Bappelitangda.
“Karena anggaran itu yang jadi persoalan, karena dari Bappelitbangd juga sudah bersedia, namun kami harus konfirmasi kembali. Kalau DPRD juga sudah setujui itu,” ungkapnya. Jika alokasi anggaran untuk pembayaran honor 109 PTT yang rencananya mau direkrut sebagai tenaga guru itu tersedia, maka pihaknya tinggal berkoordinasi dengan BKPSDM untuk dilakukan rekrutmen.
“Kita rencanakan itu 109 yang kita rekrut, namun ada beberapa mata pelajaran yang gurunya susah kita cari seperti ketrampilan dan bimbingan konseling. Jadi bisa jadi kita tidak bisa dapat sebanyak itu,” sebutnya.
Dia menjelaskan, untuk honor 109 orang yang mau direkrut selama tiga bulan sesuai perhitungan mereka mencapai Rp 300 juta lebih, karena tiap orang honornya sebesar 1,5 juta. “Tapi kita masih menunggu kesediaan anggarannya dulu,” tegasnya. Sementara Plt. Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly belum dapat dikonfirmasi.(cim)

