TERNATE – Lapak pedagang kuliner yang berada di tapak II sudah direlokasi oleh Dinas Perkim. Ini dilakukan karena lokasi tersebut bakal ditata untuk sisi anjungan bagian timur.
“Penataan dan pembongkaran lapak ini sudah masuk dalam perencanaan yang sudah diatur, karena dalam rapat sebelumnya PKL sudah sepakat dengan tim, bahwa mereka bersedia direlokasi,” jelas Kepala Dinas Perkim Kota Ternate Nuryadin Rachman, Senin (01/03/2021)
Dia mengatakan, relokasi yang dilakukan saat ini sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah, yakni pada 1 sampai 28 februari, dan ketika memasuki waktunya warga secara sukarela melakukan relokasi sendiri.
“Mereka ini berpindah sementara ke samping hypermart selama tujuh bulan, nanti di minggu kedua kita akan berkonsultasi dengan Dishub dan Polantas untuk mengatur jalur lalu lintas untuk sisi timur. Karena kemungkinan besar akses jalur itu akan ditutup, karena pekerjaan itu di dua sisi barat dan timur,” katanya.
Penutupan akses itu, kata dia, bakal dilakukan selama tujuh bulan untuk penataan sisi timur tapak II dan pedestrian di sisi barat, selain itu, dilakukan penataan di kawasan pemukiman, yang mana sebanyak 19 tiang PLN dan Telkom dipindahkan. Karena nantinya di lokasi itu di bangun juga saluran pengalihan yang volumenya kurang lebih 2 meter.
“Ini untuk membagi debit air ketika terjadi hujan, dan itu minggu depan sudah harus jalan,” ucapnya. Dia berharap kepada warga yang rumahnya dibangun diatas trotoar sebanyak enam bangunan, agar secara sukarela dapat dibongkar.
“Tadi (kemarin) sudah saya menyurat kalau ada bangunan itu agar mereka dapat membongkar,” tegas dia. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang nantinya terganggu dengan penataan kawasan Makassar Timur tersebut. (cim)

