Penanganan dilakukan dengan teknik pendinginan serta penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang masih dapat memicu kebakaran kembali.
“Tim ERT melakukan pemadaman dengan menyesuaikan teknik penanganan dengan kondisi dan karakteristik lokasi. Selain memadamkan titik api, kami juga melakukan pendinginan dan penyisiran pada area sekitar untuk memastikan api benar-benar terkendali dan tidak kembali menyala,” ujar Kapten ERT NHM, Muhammad Irfan.
NHM juga mengerahkan fire truck, pompa, selang, nozzle, Alat Pelindung Diri (APD), serta peralatan pendukung pemadaman lainnya untuk membantu proses pemadaman dan pengendalian api di area perkebunan.
Setelah api berhasil dikendalikan, upaya menjaga kewaspadaan tetap diperlukan, terutama di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering.
Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga area perkebunan dan tanaman serta mengantisipasi potensi kebakaran yang dapat meluas.
GM Geology Resources & Support, Denny Lesmana, menyampaikan bahwa respons cepat ERT NHM dapat membantu mempercepat penanganan dan pemadaman kebakaran sehingga api tidak meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.