Ribuan Warga Hadiri Mubes V Fagogoru

“Kita harus menjadi ruan rumah di negeri sendiri. Saya berharap dalam mubes ini masalah-masalah seperti angka kemiskinan yang masih tinggi di wilayah Fagogoru dapat dipecahkan,” harapnya.

Di sisi lain, Pj Bupati Halteng Ikram M Sangadji menyatakan, pengurus yang terpilih dalam mubes nanti harus bisa mewujudkan tema besar mubes kali ini. “Saya tidak melihat Maluku Utara, atau Fagogoru, tapi yang saya lihat global. Saya berharap mubes ini menghasilkan rumusan-rumusan yang berpihak pada kepentingan masyarakat,” ucapnya.

Suatu saat, kata dia, kita tidak akan kaget melihat mobil listrik wara-wiri di bumi Fagogoru. “Karena itu kita jangan mendebatkan ide, tapi marilah kita membuat konsep yang lebih besar yang berisikan manfaat bagi Maluku Utara, khususnya bumi Fagogoru,” pungkasnya.

Sedangkan Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub menyatakan, peluang besar sudah terpampang di depan mata. Tinggal bagaimana masyarakat Fagogoru menyongsong dan memanfaatkan peluang tersebut. 

“Yang pertama, kita harus memperkokoh dalam diri kita filosofi dan doktrin Fagogoru ngaku se rasai (kebersamaan dan kekeluargaan), budi re bahasa (kebaikan dan santun) dan sopan re hormat (menghargai dan menghormati). Itu dulu yang harus kita perkokoh dalam diri kita. Kalau kita bercerai berai, jangan mimpi bisa mewujudkan target-target kita,” tuturnya.

Selain itu, sambung Ubaid, kita harus membangun masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. “Jadi mubes ini tidak hanya memilih pemimpin, tapi harus ada ide dan gagasan cemerlang yang dapat kita rumuskan,” tukasnya.

Gubernur Malut Abdul Gani Kasuba memberikan sambutan paling akhir sekaligus membuka mubes V Fagogoru. Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan Malut merupakan negeri paling aman dan paling bahagia di Indonesia, dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi.