Direktur RSUD Kota Tidore Kepulauan, Zuhrinah Ridwan, menyampaikan bahwa keberhasilan operasi perdana ini merupakan hasil kerja sama tim medis serta komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Ini adalah langkah awal bagi kami untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang lebih lengkap di daerah. Kami berharap ke depan masyarakat tidak lagi harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan kasus serupa,” ujarnya.
Keberhasilan ini disambut haru oleh keluarga pasien. Orang tua bayi, Ilyas Suaib, mengungkapkan rasa syukur karena kini layanan operasi bibir sumbing sudah tersedia di daerah sendiri tanpa harus dirujuk ke luar wilayah.
“Alhamdulillah dengan dibukanya operasi bibir sumbing di RSUD Tidore ini, kami sangat berterima kasih. Sejak bayi kami berusia tujuh hari, kami sempat direkomendasikan ke rumah sakit di Tobelo untuk membantu proses menyusui,” tuturnya.
