Ruslan Muhammad Tegaskan Pelabuhan Loleo Tetap Aktifitas Seperti Biasa

Untuk aktivitas pelayanan speedboat di pelabuhan Loleo, lanjut Ocan, dalam sehari terdapat 20 speedboat yang keluar masuk pelabuhan, belum lagi kalau ada jadwal kapal yang masuk, maka aktivitas speed boat yang keluar masuk itu bisa mencapai 30 Speedboat dalam satu hari.

“Di Loleo inikan ada 2 Organda yang melayani, yakni Organda Loleo dan Halteng, untuk bisa adil, kami dari Pemerintah telah menawarkan kalau pembagian penumpang itu dilakukan 2 – 1, artinya jika dalam sehari ada 20 speedboat yang masuk, maka Organda Halteng melayani dua speedboat pertama, sementara di speed ketiga itu dilayani Organda Loleo, begitu dan seterusnya,” jelasnya. 

Bahkan untuk menghargai banyaknya unit dari Organda Halteng, Pemerintah Kota Tidore menambahkan kuota pelayanan kepada Organda Halteng menjadi 3-1, dengan sistem pelayanan berdasarkan jumlah speedboat yang masuk. 

‘Kami telah membuka ruang bagi mereka dalam melayani, tetapi mereka (Organda Halteng) masih saja tidak mau menerima keputusan itu. Meski begitu, kami sebagai pemerintah tetap menjalankan sesuai skema yang telah disepakati yakni 2-1 atau 3-1 berdasarkan speed masuk,” cetusnya. 

Untuk itu, Ruslan menegaskan, sebagai Pemerintah, pihak UPTD Loleo tidak menutup ruang bagi Organda Halteng yang mau melakukan pelayanan angkut muat penumpang di Pelabuhan Loleo. Hanya saja, harus tertib dan taat terhadap skema yang sudah dibuat oleh Pemerintah Daerah.