“Sehingga berimbas pada proses belajar lebih nyaman dan menyenangkan,” ujar Junaidi.
Junaidi juga mengatakan, kesan tersebut akan sangat berdampak, utamanya pada anak usia dini. Pengalaman, suasana, dan proses yang menyenangkan ketika pertama kali memasuki sekolah sangat berpengaruh membentuk persepsi mereka terhadap proses belajar di kemudian hari.
“Hal ini akan memberi stimulus dalam pikiran anak-anak, bahwa belajar merupakan proses membahagiakan, sehingga keinginan untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat secara tidak langsung akan tertanam sejak dini.” tukasnya.
Tapi, kata Junaidi di luar sukacita pendampingan dengan mempersiapkan segala kelengkapan perangkat sekolah anak, penting harus diperhatikan orang tua, memastikan suasana lingkungan pada masa transisi dari PAUD ke SD dapat menghadirkan suasana menyenangkan bagi mereka.
“Sebab, lingkungan sekolah yang baik akan berdampak positif pada proses, hasil belajar, termasuk kesehatan mental anak,” akunya.
“Gerbang masuk utama untuk memberikan pengalaman menyenangkan yang akan terus mereka kenang tentang sekolah adalah MPLS. Pada gerbang masuk utama tersebut, orang tua turut memegang kunci serta turut memainkan peran utama selain warga sekolah atau dewan guru,” tutupnya.
Pewarta : Amirudin Ibrahim
Editor : Mahmud Daya
