“Hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, tetapi juga perubahan sikap, perilaku, dan pola pikir menuju kebaikan. Melalui semangat hijrah, mari kita tinggalkan hal-hal yang kurang baik dan melangkah menuju kehidupan yang lebih bermanfaat, produktif, serta penuh keberkahan,” ucapnya.
Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini menjadi pengingat bahwa pembangunan desa tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga pembangunan karakter dan spiritual masyarakat.
Dia mengajak seluruh warga untuk terus menjaga persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terciptanya lingkungan yang damai, harmonis, dan sejahtera.
“Cahaya obor yang menyala malam ini bukan sekadar penerang jalan, tetapi juga lambang harapan dan tekad bersama untuk menjadikan Desa Wedana sebagai desa yang religius, aman, maju, dan diberkahi Allah SWT,” ujarnya.
Pemerintah Desa Wedana berharap semangat hijrah yang dibangun melalui peringatan Tahun Baru Islam ini dapat terus menumbuhkan nilai gotong royong, persaudaraan, serta semangat membangun desa. Dengan doa, kerja keras, dan kebersamaan, masyarakat optimistis Desa Wedana akan terus melangkah menuju masa depan yang lebih maju, damai, dan penuh keberkahan.
“Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Semoga tahun ini membawa harapan baru, kedamaian, keberkahan, dan kemajuan bagi seluruh masyarakat Desa Wedana,” tutupnya. (udy)
