TOBELO – Hingga saat ini Satgas Satuan Organik Yon Arhanud 3/Yby telah menerima sebanyak 43 senjata api (Senpi) rakitan dari warga yang dengan sadar menyerahkannya.
Sebelumnya pada Rabu (21/12/2022) lalu aparat pemerintah desa Salimuli menyerahkan Senjata Api Laras Panjang dan Laras Pendek.
Letkol Arh Achmad Yani, Komandan Satgas Satuan Organik Yonarhanud 3/YBY menyebutkan, penyerahan senjata kepada satgas ini selain langsung dari warga, ada juga yang diserahkan melalui aparat pemerintah jika pemilik merasa takut untuk meyerahkan secara pribadi seperti yang di laksanakan di Pos SSK Salimuli beberapa waktu lalu.
Dia menghimbau agar warga yang masih menyimpan senjata api, baik senjata standar (organik TNI/Polri) maupun senjata api rakitan kepada satgas.
“Kami menjamin Maluku Utara ini sudah aman tidak perlu menyimpan senjata karena dengan alasan apapun merupakan perbuatan pidana yang mempunyai sanksi hukum,” tegas Dansatgas Letkol Arh Achmad Yani.
Ditempat terpisah, Danki SSK III Salimuli Lettu Arh Sumardiono menyampaikan, penyerahan senjata api di pos Salimuli berawal ketika Pos melaksanakan Sosialisasi kepada masyarakat dan aparat pemerintah desa Salimuli pada Rabu (21/12/2022) lalu.
Menurutnya, tugas pokok pos satgas Salimuli senantiasa membantu masyarakat dan pemerintah desa. Disamping itu Danki menyampaikan, pos juga mencegah adanya kejadian konflik antar warga pernah terjadi terulang kembali.
“Bila ada warga yang masih menyimpan senjata diharapkan menyerahkan ke pos satgas agar warga tidak saling mencurigai,” pintanya.
Dalam sosialisasi itu yang dilakukan pada Rabu 21 Desember lalu, pos Dalduk menerima laporan dari Aparat Pemerintah desa AI ingin bertemu dengan Danki dan melaporkan ada masyarakat yang tidak ingin identitasnya diketahui akan menyerahkan senjata Laras Panjang 1 pucuk, Laras Pendek 1 pucuk dan 4 munisi Kaliber 5.56 ke pos.
Sementara Pasi Intel Lettu Arh Dwi Iswantoro saat merilis berita ini menambahkan, pada Senin (12/12/2022) telah diserahkan 1 pucuk senjata rakitan laras panjang, 1 pucuk senjata rakitan laras pendek dan 1 buah Helm Baja dari AH warga Desa Wangeotak, Kecamatan Malifut kepada Praka Dwi Riyanto, Pratu Irvan Aji dan Pratu Efan Adi anggota Pos Malifut SSK IV.
Pada Minggu (18/12/2022) RB warga Desa Gotalamo, Kecamatan Galela Barat menyerahkan 1 pucuk senjata rakitan laras panjang kepada Serda Wahyudi Sugondo dan Praka Anas Prasetya anggota Pos Soatobaru SSK III.
Dilanjutkan Pasi Intel, pada Jumat (23/12/2022) Setelah melaksanakan olahraga, Pasi Ops Satgas Letda Arh Tri Utomo Akbar dan Pratu Made ke kios Gamal Kurnia tempat biasa belanja membeli minuman dingin, karena sudah kenal yang belanja dari satgas maka pemilik kios menyampaikan bahwa yang bersangkutan menyimpan senjata rakitan 1 pucuk laras panjang milik orang tuanya yang sudah meninggal dan menyerahkannya.
Sementara itu, dalam rilis keseluruhan senjata yang serahkan kepada satgas hingga saat ini menjadi 43 pucuk yang terdiri dari senjata rakitan 42 pucuk berupa laras panjang 28 pucuk dan laras pendek 14 pucuk, senjata organik 1 pucuk, munisi campuran 66 butir, bahan peledak 4 buah terdiri dari granat 3 buah serta ranjau 1 buah. (fer)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

