BOBONG – Kepedulian warga ibukota Kabupaten Pulau Taliabu terhadap Yasmin, (13) tahun yang mengidap hidrosefalus atau pembengkakan pada rongga otak dan Meliana, bocah yatim usia 5 tahun yang cacat fisik sejak lahir sejak lahir terbilang cukup tinggi.
Buktinya, baru sehari, Rabu (25/08/2019) sore tadi, donasi bocah asal Dusun Meang, Desa Tubang, Kecamatan Taliabu Timur itu terkumpul hampir mencapai Rp 10 juta.
Penggalangan dana donasi untuk Yasmin itu dilakukan oleh Para Insan Pers bersama Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Taliabu (HMT) di ibukota Bobong sejak pukul 8.00 hingga pukul 16.30 Wit.
“Aksi Peduli Yasmin yang dilakukan oleh rekan-rekan Jurnalis Taliabu bersama PB-HMT yang berlangsung sejak pagi sampai sore hari tadi berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 9.107.000.00 (Sembilan juta seratus Tujuh ribu Rupiah). Semoga niat baik rekan-rekan sekalian bernilai ibadah,” kata Bendahara, Asrul Ramli Que.
Penyakit yang diidap kedua bocah itu diketahui itu berawal dari hasil investigasi salah satu wartawan online Taliabu di Desa Tubang belum lama ini. Kedua bocah tidak dapat berjalan. Hanya merangkak sebatas di dalam rumah.
Putri petani berpenghasilan itu tampak begitu menderita. Sebab, dari tahun ke tahun kepalanya terus membesar. Sementara orang tuanya tidak memiliki kemampuan ekonomi yang cukup untuk melakukan pengobatan terhadap putrinya.
Begitu pula yang terjadi dengan Meliana. Anak ketiga yang kini sudah menjadi anak yatim dan tinggal bersama kedua kakak dan ayahnya di gubuk kecil Desa Tubang itu sejak lahir hanya memiliki satu kaki dan tanpa kedua telapak tangan tak bisa meringankan bebannya untuk bisa berjalan meskipun hanya mengandalkan roda. Secara ekonomi sehingga hanya dapat merangkak dan terbaring lemah di dalam rumah.
Ramlan, wartawan Fajar Malut yang pertama kali tergerak hatinya untuk mengajak insan Pers se-Taliabu membuka donasi penggalangan dana untuk meringankan beban dua bocah tersebut.
“Kondisi ekonomi dan penyakit yang diderita Yasmin maupun Meliana menggerakkan hati saya untuk membantu mereka. Dan alhamdulillah teman-teman wartawan di Taliabu semua merespon itu dengan tindakan nyata,” kata Ramlan
Alhasil, gerakan sosial para insan pers di Taliabu ini pun ternyata mendapat simpati PB HMT Taliabu yang bersedia bersama para awak media turun ke jalan melakukan penggalangan dana. Warga maupun pejabat publik di daerah itu merespon aksi nyata itu.
Tidak hanya itu, bahkan bantuan donasi untuk dua putri di Taliabu timur itu pun datang dari pihak Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Kepulauan Sula yang dikirim via transfer bank.
Ketua PB HMT Mingkat Buya yang juga terlibat dalam aksi Galang dana bersama awak media Taliabu juga telah menginstruksikan kepada seluruh pengurus HMT di 11 cabang di seluruh Indonesia untuk menggalang dana bagi Yasmin dan Meliana.
“Saya senang bisa bersama teman-teman wartawan Taliabu dalam aksi seperti ini, dan saya juga sudah instruksikan kepada 11 cabang HMT untuk menggalang dana untuk ini. Hasilnya akan dikirim via transfer bank,” imbau Mingkat.
Hasil donasi yang telah terkumpul saat ini akan diberikan secara tunai untuk kebutuhan Yasmin selama berobat dan menyediakan fasilitas kursi roda untuk Meliana.
Abdul Hafid, salah satu wartawan Taliabu mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi memberikan donasi untuk Meliana dan Yasmin.
“Terima kasih bapak ibu saudara saudari, semoga setiap rupiah yang telah dikeluarkan untuk membantu Yasmin dan Meliana ini dapat bernilai ibadah,” ucapnya. (bro)

