TIDORE – Setelah dilakukan Rapat Koordinasi dan Konsultasi, oleh Tim Kerja Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan, yang diketuai Sekretaris Daerah Kota Tikep, Ismail Dukomalamo, mengenai kebutuhan Sail Tidore Tahun 2022, di sejumlah lembaga Kementerian baru-baru ini. Mendapat respon positif dari pihak Kementerian.
Sehingga dalam bulan ini, Panitia Nasional Sail Tidore yang diketuai Menteri Perdagangan, akan duduk bersama dengan sejumlah kementerian lainnya yang tergabung dalam Kepanitiaan Nasional untuk membahas berbagai usulan yang telah disampaikan Tim Kerja Pemerintah Kota Tikep.
“Sejauh ini kita sudah tiga kali rapat koordinasi melalui zoom meeting dengan kementerian, terakhir kita rapat itu bersama Sekjen Kementerian Perdagangan, yang juga merupakan Sekertaris Panitia Nasional Sail Tidore. Dalam rapat itu, kita diminta untuk menyampaikan usulan, sehingga minggu kemarin Walikota telah perintahkan tim kerja unuk melakukan koordinasi sekaligus menyampaikan usulan-usulan ke kementerian,” ungkap Sofyan Saraha, Asisten I Walikota Tidore Kepulauan, Rabu, (02/02/22).
Mantan Kepala Bapelitbang Kota Tikep ini melanjutkan, dari hasil koordinasi tersebut, rencananya di minggu kedua Februari ini, akan dilakukan rapat internal Panitia Nasional yang tergabung dari sejumlah Kementerian terkait untuk membahas usulan yang telah disampaikan oleh Tim Kerja Pemerintah Daerah.
“Alhamdulillah semua kementerian yang ditunjuk sebagai panitia sangat mendukung dengan pelaksanaan Sail,” tambahnya. Dukungan tersebut, kata Sofyan, tidak diberikan melalui anggaran ke Pemerintah Kota Tikep, melainkan akan dilakukan dalam bentuk kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian terkait di Kota Tidore Kepulauan, baik itu kegiatan pendukung Infrastruktur maupun non Infrastruktur.
“Misalnya kita butuh pelataran Sail di Tugulufa, maka itu dari Kementerian PUPR yang langsung kerjakan, atau ada kegiatan pembinaan Usaha Kecil Menengah (UKM) maka langsung dihendel oleh Kementrian Perdagangan, bahkan ada juga kegiatan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait foto bawah laut yang dipersiapkan anggarannya Rp.1 Miliar, namun itu langsung dikelola oleh KKP. Sementara hasil kegiatannya akan disampaikan ke Pemerintah Kota Tikep untuk dipromosikan pada saat Sail,” jelasnya.
Olehnya itu, saat ini, Tim Kerja Pemerintah Kota Tidore Kepulauan mulai merincikan berbagai jenis kebutuhan yang diusulkan, untuk mengantisipasi apabila semuanya belum bisa diakomodir, maka sisanya nanti ditanggulangi oleh Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Tikep melalui APBD.
Hal senada disampaikan, Staf Ahli Walikota, Yakub Husain, ia menjelaskan untuk kegiatan Sail Tidore, panitia daerah sesungguhnya adalah Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang diketuai langsung oleh Gubernur, KH. Abdul Gani Kasuba.
Namun langkah yang diambil oleh Tim Kerja Pemerintah Kota Tikep, sesunggunya bukan semata-mata melampaui kewenangan Pemerintah Provinsi. Melainkan sebuah upaya untuk memudahkan kerja-kerja panitia daerah. Sebab jika tidak dilakukan demikian, maka sudah tentu panitia daerah akan terlambat menyiapkan segala kebutuhan untuk menyambut Sail Tidore 2022.
“Panitia daerah sampai sekarang SKnya belum ada, jika sudah ada, maka semua hasil yang sudah direkap maupun materi-materi kegiatan yang sudah dibuat oleh Tim Kerja Pemerintah Daerah Kota Tikep, akan diserahkan ke panitia daerah dalam hal ini Pemerintah Provinsi Maluku Utara,” tambahnya.
Maka dari itu, Yakub menegaskan, tim kerja yang sudah dibentuk oleh Walikota Tidore Kepulauan, hanya sebatas membackp data-data yang nantinya akan diminta oleh panitia nasional dalam hal ini Kementerian terkait maupun panitia daerah Provinsi Maluku Utara. “Kegiatan Sail Tidore ini, tuan rumahnya adalah pemerintah provinsi, sementara Pemerintah Kota Tidore, adalah tuan tanah,” tuturnya. (ute)

