“Dikesempatan ini juga saya ingin sampaikan agar keberpihakan APBD Provinsi terhadap kabupaten/kota pada rapat evaluasi ini harus dipaparkan, sehingga semua kabupaten/kota dapat mengetahui keberpihakan APBD Provinsi di tahun 2025 untuk kabupaten/kota apa saja, karena pergantian Gubernur sampai pada kepemimpinan ibu Sherly, status jalan Payahe-Dehepodo belum juga jelas yang merupakan kewenangan provinsi. Oleh karena itu paparan keberpihakan APBD harus ditampilkan, sehingga di Tahun 2026 keberpihakan APBD Provinsi terhadap Kabupaten/Kota dapat difokuskan pada Kota Tidore khususnya pada jalan Payahe- Dahepodo” jelasnya.
Sependapat dengan apa yang disampaikan oleh Ismail Dukomalamo, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menyetujui agar rapat evaluasi di tahun nanti akan diagendakan pada awal triwulan ke-4 sehingga masih ada kesempatan untuk menyisipkan pada APBD, lebih lanjut dirinya juga menyetujui untuk APBD tahun 2026 anggaran untuk Kota Tidore Kepulauan akan difokuskan pada jalan Payahe-Dehepodo
“Dan untuk tambahan, saya sampaikan bahwa DBH yang masuk di tahun 2025 sebanyak 195 Miliar sehingga sesuai dengan komitmen untuk 10 Kabupaten/Kota akan dibagi sebesar 18 miliar, kemudian dengan berjalannya waktu akan ada bonus , dan untuk 18 milyar 10 milyar sudah di transfer dan tersisa 8 miliar akan ditransfer pada minggu ini dan akan ditambahkan 10 miliar pada desember ini untuk jatah di tahun 2026” jelas Sherly. (hms)
