Wakil Direktur I, dr. Megawati Abubakar, Sp.JP, FIHA, mengatakan lomba tersebut menjadi kesempatan bagi setiap unit untuk menunjukkan bahwa inovasi dapat lahir dari siapa saja dan dari persoalan sehari-hari.
“Yang kita cari bukan hanya siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana ide-ide tersebut bisa memberikan manfaat dan kemudian dikembangkan menjadi perbaikan nyata di rumah sakit,” katanya.
Di sisi lain, Wakil Direktur II, Nurdiana E Achmad, SKM, M.Kes, menegaskan bahwa semangat perayaan tidak boleh mengganggu tugas utama rumah sakit.
“Walaupun hari ini kita mengenakan pakaian adat, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Ini menjadi bukti bahwa kita bisa merayakan kemerdekaan sekaligus tetap profesional dalam menjalankan tugas,” ujarnya.