Sestama BNPB Lakukan Kuker di Tidore 

Sestama BNPB bersama Walikota Tidore

TIDORE – Kunjungan kerja sekaligus Silaturahmi Sekretaris Utama (SESTAMA) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Dr. Lilik Kurniawan disambut hangat oleh Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim dan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di ruang rapat Walikota Tidore Kepulauan, Selasa (03/01/23).

Pada Awal Pertemuan Walikota Tidore Kepulauan Capt. H. Ali Ibrahim menyampaikan. “Atas nama pemerintah Kota Tidore Kepulauan kami ucapkan selamat datang kepada SESTAMA BNPB RI Bapak Dr. Lilik Kurniawan dan rombongan yang telah berkunjung dan bersilaturahmi di Kota Tidore Kepulauan, kami sangat senang dengan kunjungan bapak kesini,” ucap Ali Ibrahim.

Pada kesempatan yang sama juga Walikota dua periode menyampaikan pesan tentang pengajuan Dana Siap Pakai ke BNPB yang telah diverifikasi dan rehabilitas maupun rekonstruksi terkait bencana di Kota Tidore Kepulauan.

“Saya ingin menyampaikan pesan tentang dukungan infrastruktur yang telah kami ajukan proposalnya dan lampiran dokumen lainnya sudah masuk di Kepala Biro Keuangan namun sampai hari ini belum ditindaklanjuti maupun rehabilitas dan rekontruksi terkait bencana di Kota Tidore yang akan di usulkan di Tahun 2023,” pesan Walikota.

Sekretaris Utama (SESTAMA) Badan Nasional Penanggulangan Bencana Dr. Lilik Kurniawan menyampaikan kepada Walikota Tidore Kepulauan tentang Dana Siap Pakai (DSP) bisa dibantu namun harus memenuhi syarat-syarat yang ada.

“BNPB pasti akan bantu dana siap pakai yang penting syarat-syaratnya terpenuhi yaitu betul-betul adanya bencana dan adanya pengajuan dari Kepala Daerah dalam hal ini Walikota yang melaporkan bahwa bencana ini ada. Kemudian dana rehabilitas dan rekonstruksi itu merupakan dana pasca bencana yang akan kita tangani dengan baik setelah terjadi bencana di suatu daerah,” jawab SESTAMA BNPB RI.

Adapun penyampain yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana BNPB Provinsi Maluku Utara Fehby Alting menyampaikan BNPB Kota Tidore Kepulauan selalu sangat sigap menyampaikan bencana yang terjadi di Kota Tidore Kepulauan, khususnya di daratan Oba sehingga kami dapat berkolaborasi untuk menangani bencana yang ada di Kota Tidore Kepulauan.