DARUBA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai menemukan kondisi memprihatinkan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) di Desa Tanjung Saleh, Kecamatan Morotai Utara, saat melakukan monitoring kampung nelayan, Rabu (28/1/2026).
Fasilitas vital bagi nelayan tersebut diketahui telah terbengkalai lebih dari setahun.
Ketua Komisi II DPRD Morotai yang membidangi Kelautan dan Perikanan, Suhari Lohor, menyayangkan kondisi SPBN yang tidak lagi difungsikan.
Menurutnya, keberadaan SPBN sangat vital bagi nelayan, terlebih kuota BBM subsidi untuk nelayan di Morotai masih berjalan dengan jumlah mencapai 90 ton.
“SPBN ini seharusnya beroperasi melayani kebutuhan nelayan, bukan justru terbengkalai hingga menjadi kandang kambing. Ini sangat memprihatinkan,” kesal Suhari.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

