Sukseskan Program 100 Hari Kerja, Pemkot Tidore Mulai Salurkan Bansos

“Bapak Ibu Saudara sekalian, laporan bantuan sosial yang disampaikan oleh Kadis Sosial tadi mungkin bernilai kecil, namun jangan dilihat dari nilainya, tetapi lihatlah keikhlasannya, sebagai wali kota, saya pun ingin memberikan bantuan dengan nilai yang besar, namun dengan keterbatasan anggaran sehingga belum bisa untuk saat ini, insya Allah kedepan PAD Kota Tidore besar, maka saya minta izin ke Kejari kalau boleh nilai bantuannya juga bisa sedikit lebih besar,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, di hadapan para penerima bantuan, Muhammad Sinen juga menyampaikan, niat dan keinginannya bersama wakil wali kota Ahmad Laiman, ketika diberi amanah memimpin Kota Tidore, maka kegiatan sekecil apapun yang menggunakan dana APBD, ia akan meminta Kejari dan Kapolresta untuk mendampingi, tujuannya agar di masa kepemimpinannya bersama Ahmad Laiman selalu transparan dan bersifat terbuka supaya masyarakat bisa mengetahui. 

Sementara, Kepala Dinas Sosial Umar M. Zen dalam laporannya menyampaikan, kegiatan penyaluran bantuan ini merupakan tindak lanjut dari agenda prioritas program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Tahun 2025 yang salah satunya yaitu bantuan pangan gratis yang hari ini dilaksanakan. Bantuan sosial ini bersumber dari Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang dianggarkan sebesar Rp. 800 Juta.

“Paket bantuan sosial ini akan dibagikan di dua Kecamatan dengan jumlah total 2.057 penerima, untuk Kecamatan Tidore Utara sebanyak 1.036 penerima dan untuk Kecamatan Oba Utara sebanyak 1.021 penerima, untuk kuota penerima baik di Tidore Utara maupun di Oba Utara dibagi berdasarkan rasio jumlah penduduk, dibagi dalam kuota per masing-masing Desa/Kelurahan, penerima disyaratkan membawa Kartu Keluarga,” jelasnya.