MABA – Setelah melewati segala polemik dan sengketa pemilihan kepala desa Ino Jaya, Kecamatan Wasile Selatan, Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Bupati Haltim akhirnya mengeluarkan Surat Keputusan (SK) dan melantik Syarif Hanafi sebagai kepala desa Ino Jaya periode 2022-2028.
Pelantikan berdasarkan SK nomor:188.45/140/25/2022, tentang pengangkatan dan pengesahan kepala desa Ino Jaya dihadiri oleh Kepala Kejari Haltim yang diwakili Kasi Pidsus, Kapolres diwakili Kapolsek Maba Selatan IPDA. Jarwadi, Panitia Pilkades Kabupaten Haltim serta para pimpinan SKPD di lingkup Pemkab Haltim.
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub dalam sambutannya mengatakan, pelantikan yang dilaksanakan terbilang cukup panjang karena harus melalui proses penyelesaian sengketa.
“Kita tahu bersama pelantikan Ino Jaya, ini melalui proses yang panjang karena melalui proses penyelesaian sengketa sehingga pelantikan baru bisa dilaksanakan hari ini,” jelas Ubaid di aula kantor Bupati Haltim.
Ubaid menambahkan meski telah dilantik, dirinya meminta Syarif Hanafi agar mengedepankan sikap profesional dalam menjalankan roda pemerintahan dengan merangkul para pihak yang dalam Pilkades menjadi pesaing.
Sebab kata dia, ukuran keberhasilan pemerintahan tentu adalah dukungan dari seluruh masyarakat dan seluruh elemen di desa Ino Jaya, sehingga itu Ubaid berharap Syarif tidak boleh membaca bedakan pihak yang mendukung dan melawan.
“Saya hanya berharap setelah dilantik bisa mengakomodir seluruh masyarakat dalam satu kepentingan bersama dalam desa Ino yaitu memajukan desa, tidak boleh membeda-bedakan mana pendukung mana tidak,” tegasnya.
Mantan Kadis Perhubungan itu juga menegaskan, tugas utama kepala desa adalah memastikan kondisi kamtibmas di masyarakat tetap terjaga, sehingga dirinya juga berpesan agar dalam menjalankan roda pemerintahan, kepala desa harus mampu menjalin komunikasi dan koordinasi dengan semua pihak agar kemajuan desa bisa terwujud.
“Jangan karena sudah dilantik dan merasa diri tahu tidak lagi berkoordinasi dan konsultasi, tidak bisa seperti itu, komunikasi dan koordinasi harus terus dibangun,” pinta Ubaid.
Ia juga bersama Wakil Bupati Halmahera Timur Anjas Taher, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat desa Ino Jaya yang telah lama menanti hingga pelantikan digelar. “Saya memohon maaf jika masyarakat sudah lama menanti pemimpin desa Ino Jaya, memang prosesnya kurang lebih 3 bulan, tetapi Alhamdulillah sudah ada hasil,” pungkasnya. (hmi)

