Tahun Ini 3 Kasus DBD Ditemukan

Demam Berdarah Dengue (ilustrasi)

DARUBA – Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pulau Morotai penderita Demam Berdarah Dengu (DBD) di Pulau Morotai tahun 2020 sebanyak 28 kasus.

“2020 ada 2 kasus yang meninggal, itu tepatnya di bulan Juni di Puskesmas Daruba Kecamatan Morotai Selatan, untuk tahun ini tidak ada,” ungkap Kabid P2P Dinkes Morotai, Syarir Adam, kepada wartawan, Rabu (14/7/2021).

Sementara tahun ini tercatat dari Januari – Juli baru 3 kasus. “2021 agak menurun sampai dengan saat ini sepengetahuan kami sekitar 3 kasus, dari Puskesmas Daruba 2 orang Tiley 1 orang, dan tidak ada yang meninggal,” ujarnya. Lanjut dia, untuk penanganan dan pencegahan dilakukan dengan menerapkan 3M Plus (Menguras dan Mengubur, Membakar barang-barang bekas).

“Untuk sosialisasi terus dilakukan di tiap-tiap Puskesmas, setiap kali turun posyandu kegiatan penyuluhan dan promosi kesehatan tetap dilakukan,” katanya.

Selain menerapkan 3M plus, kata dia, masyarakat juga diharapkan menjaga lingkungan harus bersih. “Terpenting juga bagaimana kita proteksi tubuh, agar jangan sampai digigit nyamuk. Karena nyamuk DBD ini menggigit nya di siang hari. Umumnya yang diserang itu anak-anak, kalau orang dewasa kan lebih banyak beraktifitas,”  terang Syahril. 

Ia mengimbau, meski di tengah virus Covid- 19 yang masih merebak, warga diharap tetap waspada dengan  DBD. “Disamping itu waspada dengan Corona, tapi yang paling penting adalah perilaku hidup bersih dan sehat, olahraga yang cukup, makan makanan yang bergizi dan istirahat yang cukup,” imbaunya. (fay)