SOFIFI – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi tahun ini tidak ada anggaran kegiatan fisik di APBD. Maka hanya fokus dokumen perencanaan Bandara Loloe. Ini disampaikan Kadishub Armin Zakaria saat dikonfirmasi, Selasa (12/04/2022)
Armin mengatakan, tahun ini hanya satu kegiatan fisik, yakni kegiatan rehab pelabuhan speed guraping anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) “ iya Cuma 1 saja fisik dari DAK 1 miliar 30 juta dari APBD tidak ada,” katanya.
Menurutnya, Anggaran Dishub APBD 2022 ini hanya fokus dokumen lingkungan bandara Loleo dan pelabuhan Sofifi Guraping.“ APBD torang fokus buat dokumen perencanaan bandara Loleo dan dokumen lingkungan pelabuhan sofifi, guraping dan pelabuhan vip pemda,” jelasnya.
Armin menambahkan, dianggarkan Rp 600 juta untuk pembuatan Rencana Tata Ruang Terinci (RTT) bandara Lole dan perbaikan Feasibility Study (FS) terutama koreksi titik koordinat bandara. Sedangkan dokumen lingkungan itu pelabuhan sofifi Rp 400 juta dan pelabuhan guruaping Rp 250 juta,” untuk pembuatan dokumen lingkungan karena dia masuk di kawasan areal wisata mangrove guraping,” ujarnya.
Mantan juru bicara Pemprov ini menyebutkan, ada satu kegiatan fisik di tahun sebelumnya, yakni pembangunan pelabuhan tepi bajo sangkuang yang masih belum ada penganggaran penyelesaian pekerjaan. Meskipun tahun sebelumnya sudah ada anggaran untuk penyelesaiannya, tetapi di refocusing dan realokasi untuk penanganan covid sehingga tidak bisa diselesaikan.(ril)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

