WEDA – Tumpukan sampah di pinggir jalan Perumahan 100 (komplek perumahan ASN), Desa Wedana, Kecamatan Weda, menjadi pemandangan sehari-hari bagi warga dan pengendara yang melintas. Warga harus menutup mulut dan hidung lantaran bau yang menyengat saat melintas.
Dari pantauan terlihat tumpukan sampah yang terdiri dari plastik dan sampah rumah tangga menumpuk di badan jalan. Selain bau tak sedap, tumpukan sampah membuat pemandangan yang tidak menyenangkan.
Dari keterangan warga sekitar, lokasi tersebut dijadikan tempat pembuangan sampah sudah sejak lama. Sebelumnya terdapat satu kontainer yang disiapkan pemerintah untuk membuang sampah, namun sampah-tak terurus membuat kontener itu dipindahkan, akan tetapi warga tetap membuang sampah di jalan raya tersebut.
“Di lokasi itu masalahnya ada dua. Pertama tidak ada kontainer untuk tempat sampah dan Kedua kesadaran warga memang minim,” kata Risno seorang pengendara yang melintas.
Komplek perumahan 100 yang seluruh penghuninya adalah ASN Pemkab Halteng itu, terfokus pada jalan raya untuk membuang sampah rumah tangga. Warga berharap dicarikan solusi atau lokasi pembuangan sampah lain, sehingga tidak mengganggu arus lalu lintas dan pemandangan. “Pemerintah terkait agar menempatkan bak sampah di lokasi lain yang aman, demi menjaga kebersihan lingkungan dan mengubah kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah di pinggir jalan,” pinta Risno. (udy)

