Talud Desa Moloku, Gane Barat Utara Ambruk

Talud yang ambruk

LABUHA – Talud penahan ombak sepanjang kurang lebih 100 meter yang terletak di desa Moloku, Kecamatan Gane Barat Utara, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) ambruk akibat dihantam ombak.

Salah satu warga desa Moloku Mulas Jafar mengatakan, kejadian tersebut pada Rabu (23/02/22) pagi sehingga mengancam rumah warga maupun tempat ibadah yang berada pada wilayah pesisir pantai.

“Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) dan juga BPBD agar bisa melakukan langkah inisiatif atau taktis melakukan penanganan,” pintanya.

Mulas menuturkan saat ini sejumlah wilayah di Maluku Utara (Malut) dilanda cuaca buruk dengan intensitas gelombang hingga 4 meter. “Jika ini dibiarkan maka dikhawatirkan, jika terjadi gelombang besar berikutnya, maka rumah warga dekat pesisir pantai bisa ambruk, karena sudah dekat dengan pesisir pantai, akibat talud penahan ombak yang panjang totalnya kurang lebih 300 meter itu sudah rusak,” tuturnya.

Mulas menambahkan talud penahan ombak sudah berumur 14 tahun lebih sejak dibangun pada tahun 2008 menggunakan Dana Desa (DD). “Talud ini tergolong cukup lama sehingga rentan terhadap hantaman ombak besar,” ujarnya. (nan)