Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Tembok Penahan Tebing di Jalur Payahe-Weda Ambruk - FajarMalut.com

Tembok Penahan Tebing di Jalur Payahe-Weda Ambruk

Kondisi tembok penahan tebing di km 6 jalur payahe-weda yang roboh

WEDA – Proyek tembok penahan tebing (TPT) yang baru saja selesai dikerjakan sekitar   Desember 2021 lalu, kini ambruk. Tembok setinggi sekitar 1 meter  lebih yang ambruk itu berada di ruas jalan Payahe-Weda, tepatnya kilometer 6, Kelurahan Payahe, Kecamatan Oba.

Amatan koran ini di lokasi proyek, terdapat tiga titik tembok yang ambruk rata dengan tanah. Diduga ambruknya tembok tersebut lantaran kualitas pekerjaan yang asal jadi, lantaran proses pekerjaan dikejar waktu karena akhir tahun (memasuki tahun baru 2022).

Proyek yang dikerjakan dengan tujuan menahan tebing agar tidak longsor itu sia-sia, sebab baru selesai dikerjakan langsung rusak.

Seorang warga kepada koran ini menyangkan kualitas pekerjaan yang dikerjakan oleh salah satu perusahan ternama di Malut. “Proyek itu milik salah satu kontraktor besar di Malut,” ucap warga Payahe ini.

Dia berharap pihak rekanan segera memperbaiki tembok yang ambruk tersebut, sebab sekitar dua bulan saja proyek itu diselesaikan. “Masa baru sekitar dua bulan tembok sudah ambruk, ini berarti kualitas proyek patut dipertanyakan,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui, proyek pengerjaan tembok penahan tanah itu, merupakan paket penanganan longsoran ruas Akelamo-Payahe-Weda-Sagea dengan anggaran sebesar Rp 10.695.750.000. (udy)

Berita Terkait