“Kita sudah sepakat bahwa pendidikan gratis adalah hal yang tidak bisa ditawar. Jangan sampai ada oknum yang mengambil keuntungan secara sembunyi-sembunyi. Bila ketahuan, saya akan bertindak tegas,” ujarnya.
Sementara itu, untuk jenjang SMA dan SMK yang bukan dibawah wewenang Pemda, Ikram mengimbau agar tidak ada pungutan sama sekali, termasuk biaya pendaftaran maupun seragam. Terlebih, Pemkab Halmahera Tengah telah menganggarkan dana untuk menyediakan tiga stel seragam dan sepatu bagi seluruh siswa dari PAUD sampai jenjang SMA/SMK sederajat.
“Kalau masih ada sekolah yang melakukan pungutan atas seragam, itu hanya trik licik. Saya tidak akan tinggal diam,” tutupnya. (udy)
1 2
