Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Malut, Samsuddin A Kadir, dan mantan Sekretaris Dewan (Sekwan), Abubakar Abdullah yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Malut.
“Masih dalam proses perhitungan kerugian keuangan negara dari BPK, kita berharap mudah-mudahan cepat keluar,” kata Kepala Kajati Malut, Sufari saat diwawancarai di Kantor Kejati, Selasa (28/4/2026).
Sufari menegaskan, setelah hasil perhitungan BPK keluar, pihaknya akan melakukan ekspos dan mendalami kembali, sehingga bisa dilakukan dengan baik berdasarkan secara formil maupun non materiil.
“Kita akan ekspos dan dalami kembali sehingga prinsip kehati hatian serta hukum acaranya bisa dilakukan secara baik dan benar, serta diperoleh keterangan formil maupun non materiil,” ungkapnya.
Sufari menambahkan, alat bukti yang saat ini telah dikantongi oleh penyidik sudah cukup. Namun, penyidik akan melakukan pengembangan lagi. “alat bukti yang lain saya pikir sudah cukup, tapi nanti dikembangkan lagi,” tuturnya.(cr-02)
