Hanya saja, sesampainya di posko, lelaki itu malah tidak mau berkata jujur saat ditanya. Hal ini membuat petugas sempat marah-marah. Selama ditanya 20 hingga 30 menit, barulah pemilik tempat hiburan malam itu mengakui bahwa mereka bermain menggunakan uang. “ Kita masuk ke lokasi tempat hiburan malam, di dalamnya ada Kades Fogi bersama tiga orang lainnya sedang asik bermain kartu. Ketika melihat kita masuk, dia (Kades) langsung kabur meninggal teman-temannya,” kata Wan, petugas posko Covid-19 Kepsul.
Wan mengatakan, ketika Kades kabur, dia sempat mencari di dalam ruangan yang ada di sekitar situ. Tetapi tidak ditemukan, kemungkinan Kades kabur lewat pagar. “ Jadi kami hanya mengamankan tiga orang temannya beserta motor dinas Kades Fogi ke pokso bersama,” ujarnya.
Idham Buamona, petugas Covid-19 Kepsul mengatakan, pada saat Kades datang mengambil motornya, yang bersangkutan telah mengakui kesalahannya. “ Dia datang ambil motor dan mengakui kesalahannya. Tapi dia bantah tidak bermain judi,” katanya.(nai)
