Melalui workshop ini, Yakub berharap agar menjadi sebuah kesempatan untuk berbagi pengetahuan, pengalaman terbaik, dan ide-ide inovatif, karena dengan kolaborasi yang kuat, dapat merancang langkah-langkah yang lebih konkret untuk Kota Tidore Kepulauan yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Namun perlu diingatkan bahwa memerangi Narkoba adalah menjadi tugas dan tanggungjawab bersama bukan menjadi beban pada satu instansi saja, namun semua pihak wajib untuk ikut menjaga para generasi muda dari bahaya penyalahgunaan Narkoba.
“Mari kita bersama-sama fokus pada tujuan, yaitu melindungi generasi muda, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan menjaga ketertiban sosial. Semoga kerja keras dan komitmen kita hari ini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi Kota Tidore Kepulauan.” ajak Yakub.
Sementara, Plt Kepala BNN Kota Tidore Kepulauan Suryatin Nur mengatakan, tujuan workshop ini untuk mempertimbangkan hasil ikotan (indeks kota tanggap ancaman narkoba) serta memberikan pengetahuan mengenai peran dalam peningkatan kompetensi dalam mewujudkan program indeks kota tanggap ancaman narkoba (kotan) di Kota Tidore.
