Wakil Gubernur Maluku Utara H. Sarbin Sehe dalam kesempatan tersebut berharap festival sepak bola ini akan melahirkan talenta-talenta muda, pemain bola terbaik yang akan melahirkan profesi kehidupan bagi masa depan, yang akan mewarnai sepak bola Maluku Utara hingga dunia Internasional, karena sepak bola bukan sekedar hobi tetapi sudah menjadi profesi.
“Kepada orang tua saya titipkan, sepak bola tidak sekedar minat atau bakat, tetapi sepak bola saat ini sudah menjadi masa depan, sepak bola sudah menjadi profesi bagi kehidupan, karena itu berikan ruang dan dukungan kepada anak-anak, tidak perlu ragu, sebab sudah menjadi sejarah bahwa mereka yang lahir dari lapangan bisa membawa nama daerah bahkan negara,” Pesannya.
Sementara, Sekretaris Jenderal PSSI Provinsi Maluku Utara Aldhy Ali dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini dibagi dalam 2 kelompok umur, yaitu U10 dan U12, dilaksanakan serentak se Indonesia di 38 Provinsi sepanjang bulan Mei s/d Juni, turnamen ini adalah turnamen akar rumput yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit sepak bola yang berbakat sejak usia dini.
“Dari Kota Tidore Kepulauan ini, akan lahir 2 tim terbaik yang akan mewakili Maluku Utara pada tingkat nasional, bertarung dengan 38 perwakilan Provinsi lainnya pada putaran nasional di Jogjakarta pada bulan Juli nanti, kami berharap perhatian penuh dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara untuk dapat mensupport pelaksanaan kegiatan ini,” Harapnya.(hms)
