Lebih lanjut, Yusharto mengatakan, berdasarkan Hasil evaluasi BSKDN bersama Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada, menilai Kota Tidore Kepulauan sudah sangat bagus dan cukup teliti dalam memverifikasi dokumen inovasinya.
“Dengan capaian sangat inovatif ini, menunjukkan komitmen kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kota Tidore Kepulauan sangat baik dalam mendukung ekosistem inovasi di Kota Tidore Kepulauan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Kota Tidore Kepulauan, Saiful Bahri Latif dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Kemendagri atas apresiasi yang diberikan.
“Kesuksesan Kota Tidore Kepulauan tidak terlepas dari perhatian dan dukungan dari Kementerian Dalam Negeri dalam mendorong kualitas inovasi di daerah,” ungkapnya.
Saiful juga sependapat dengan pernyataan Kepala BSKDN Kemendagri, bahwa tingginya indeks inovasi di Kota Tidore Kepulauan karena tingginya komitmen dan dukungan kepala daerah dan wakil kepala daerah.
