Konjen Tudiono menjelaskan bahwa ulama, tokoh dan pejuang Indonesia memiliki peran signifikan dalam tersebarnya Islam di wilayah tersebut. la menyebut beberapa nama seperti Syekh Yusuf al-Makassari di abad ke-17 dan Tuan Guru Abdullah bin Qadhi Abdussalam dari Tidore pada abad ke-18 yang menjadi inspirator.
Tidak hanya bagi penyebaran Islam tapi juga bagi kemerdekaan Afrika Selatan hingga saat ini. Setiap tahun, Tudiono juga menggelar berbagai event kultural dan ekonomi untuk mendekatkan antara Indonesia dan Afrika Selatan.
Sementara, Ketua Tim Negeri Rempah Foundation, Yanuardi Syukur, menjelaskan bahwa Mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, menganggap dua tokoh tersebut sebagai inspirator dalam perjuangan bangsanya.
“Bahkan ketika Mandela dibebaskan, lokasi pertama yang ia kunjungi adalah makam Tuan Guru Abdullah bin Qadhi Abdussalam di komplek Tana Baru, CapeTown,” kata Yanuardi.
Lebih lanjut, Yanuardi menjelaskan, tak jauh dari kuburan Tuan Guru, juga masih berdiri Masjid al-Auwal, yakni masjid pertama di Afrika Selatan, yang terletak di Jalan Dorp, yang didirikan oleh Tuan Guru Abdullah bin Qadhi Abdussalam setelah dibebaskan dari penjara di Robben Island.
