Kakankemenag Halteng, H. Hasyim H. Hamzah, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan Tobat Ekologis menjadi momentum penting untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada peserta didik.
“Madrasah tidak hanya berperan mencetak generasi yang cerdas, tetapi juga membentuk karakter yang peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kami berharap keterlibatan Nurul menjadi motivasi bagi siswa madrasah lainnya untuk terus berprestasi sekaligus berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam,” demikian draf tanggapan Kakankemenag Halteng.
Melalui gerakan ini, madrasah diharapkan semakin memperkuat budaya ramah lingkungan melalui aksi nyata, seperti pengelolaan sampah, penghijauan, dan pembiasaan menjaga kebersihan.
Dari Halmahera Tengah, langkah kecil kepedulian lingkungan diharapkan tumbuh menjadi gerakan besar bagi masa depan bumi. (udy)