Menurut Hasan Bay, dua sektor ini akan dijabarkan dalam salah satu program prioritas BISA GOKIL MEN (Bersama Gerakan Kolaborasi Untuk Ibu-Ibu, Kaum Milenial, Petani dan Nelayan). Di dalam program ini sudah disediakan berbagai macam kegiatan yang memberdayakan mereka, sehingga di masa depan dapat mengembangkan usahanya secara mandiri.
“Kami telah siapkan program di bidang pertanian mulai dari pembibitan, penanaman, panen, sampai dengan pemasaran produk. Kita juga akan melakukan pendampingan bagi petani yang ingin berwirausaha dan memberikan akses modal untuk mereka,” ungkap dia.
Dia menjelaskan, khusus untuk petani pala dan cengkeh, akan dilakukan pendampingan oleh penyuluh pertanian untuk mengembangkan kegiatan penangkaran bibit pala dan cengkeh.
Sedangkan bagi petani holtikultura, kata dia, juga dilakukan pendampingan dan memberikan bantuan pupuk, bibit, dan menjamin hasil produksi terserap oleh pasar lokal. “ Paling penting kita pastikan hasil hortikultura petani dapat dibeli oleh pedagang besar di pasar. Sehingga mereka punya jaminan pasar dan mendukung siklus bertani mereka,” jelas dia.
Terpisah Calon Wakil Wali Kota Ternate M. Asghar Saleh menambahkan, pengembangan nelayan di Kota Ternate akan difokuskan pada beberapa hal yaitu, bekerjasama dengan BUMN Perikanan untuk menjamin hasil tangkapan nelayan dapat dibeli oleh pasar, melakukan pendampingan teknis dan peningkatan kapasitas kewirausahaan nelayanan mitra.
Kemudian memfasilitasi program pelatihan dan perlindungan tenaga kerja di bidang kelautan dan perikanan. Serta memfasilitasi akses modal kerja untuk nelayan. “Para nelayan harus diperhatikan karena mereka telah memberikan lapangan pekerjaan informal yang cukup banyak bagi warga setempat. Sehingga kami telah siapkan program pemberdayaan untuk nelayan,” tutupnya.(cr-02/**)
