“Lomba ini jangan dilihat dari aspek kompetisinya saja, namun mari bersama-sama menjadikannya sebagai bahan evaluasi agar 10 Program Pokok PKK bisa berjalan maksimal dalam jangka yang panjang,” tuturnya.
Senada disampaikan, Ketua I TP. PKK Kota Tidore Kepulauan Hj Rahmawati Muhammad Sinen, ia menyampaikan, setelah lomba ini atau pasca evaluasi dari Pokja Kota, selanjutnya mengupdate informasi dari Pokja I sampai pada Pokja 4 di Desa Mare Kofo, Kecamatan Tidore Selatan. Sebab penilaian ini berstandar pada hasil Rakernas PKK atau hasil evaluasi dari tim Pokja.
Terlepas dari itu, Rahmawati mengaku, Desa Marekofo sudah sangat luar biasa dari hasil penilaian, tetapi ada beberapa penilain belum dilakukan seperti Pola Asuh Anak Remaja (PAAR). Hal ini kata dia dapat mempengaruhi nilai.
“Saya berpesan kepada Kepala Desa Marekofo agar dapat menyurat kepada Kepala Dinas Perindakop Kota Tidore Kepulauan agar dapat melakukan pelatihan di PLUT (Pusat Layanan Usaha Terpadu) Kota Tidore yang telah diresmikan oleh bapak Walikota beberapa hari lalu. Ini agar hasil dari Jambu Mete dan olahan Jambulans di Marekofo dapat menjadi produk unggulan yang dapat dijual ke mana saja,” katanya.
