Kami sadar, lanjut Ardiansyah, bahwa suara Pileg kemarin hanya menjadi data pembanding sebagai pintu masuk dalam menjaring kekuatan.
“Data Pembanding ini jadi pintu masuk, dan kami sudah menjahit semua pendekar-pendekar yang kemarin bertarung di Dapil masing-masing bersama-sama dengan partai koalisi,” katanya.
Ardiansyah menyebut, Segmentasi, targeting, dan positioning akan menjadi fokus dalam membangun konsolidasi dengan metode validasi data sesuai by name by address. Dirinya percaya kekuatan rakyat masih begitu menginginkan pasangan Masi-Aman untuk memimpin Kota Tikep 5 tahun kedepan.
“Kami menemukan semangat itu merata hampir diseluruh kampung baik kelurahan dan desa, terimakasih atas kepercayaan yang luar biasa pada kandidat Masi Aman yang mengusung spirit Kota Tidore Kepulauan yang Aman, Nyaman dan Ramah bagi semua” Bebernya.
Hal ini dibenarkan Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Julham. Iya menyebut, selain akumulasi suara partai koalisi pada Pileg kemarin, partai pengusung koalisi Masi-Aman memiliki mesin politik yang kuat dan mengakar.
