TERNATE – Pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN di Pemkot Ternate yang beberapa bulan sempat tertunda, akhirnya mendapat angin segar, karena Pemkot memastikan bakal membayar dua bulan TPP ASN Pemkot Ternate di tahun ini, sementara TPP bulan Desember yang tertunda, tidak ada kejelasan.
Kepala BPKAD Kota Ternate M. Taufik Jauhar mengatakan, SK Wali Kota telah disampaikan ke seluruh SKPD, tinggal diajukan permintaan untuk dua bulan yakni Januari dan Februari 2021.
“Kalau untuk Desember 2020, nanti dilihat kebijakan selanjutnya setelah di audit oleh BPK,” katanya, Selasa (09/03/2021).
Menurutnya, untuk sisa TPP bulan Desember 2020 itu, tidak dimasukan sebagai hutang, sebab pada akhir tahun itu, tidak diterbitkan surat penyediaan dana (SPD) dan SKPD juga tidak mengajukan surat perintah membayar (SPM).
“Jadi nanti di lihat hasil auditnya seperti apa,” ucapnya. Sementara untuk besaran TPP ASN, kata dia, mengalami perubahan dari tahun sebelumnya, meski kenaikannya juga tidak signifikan, karena ada beberapa surat dari Kemendagri yang harus diakomodir, namun besaran pastinya dia menyarankan dikonfirmasi ke tim penyusun TPP.
“Karena kinerja daerah naik, maka secara otomatis TPP juga naik. Tetapi karena pagunya tetap sama dengan tahun kemarin Rp 86 miliar, maka kenaikkan juga tidak signifikan, apalagi 2021 ini ada penambahan PNS dan P3K, maka dengan sendirinya tidak akan bertambah karena anggarannya tetap, tapi orangnya bertambah,” jelas dia.
Menurut dia, CPNS dan P3K yang kemarin menerima SK juga dapat TPP, termasuk rencana penerimaan ini juga dapat.
“Jadi yang diterima nanti sesuai dengan keputusan Walikota yang terbaru, dan sudah ada kesepakatan dengan DPRD untuk belanja pegawai tidak masuk dalam refocusing, jadi tinggal SKPD ajukan permintaan langsung di proses,” tegasnya.(cim)
