DARUBA – Janji tindak lanjut oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Pulau Morotai untuk menertibkan sopir dump truck nakal dipertanyakan.
Pasalnya, sampai hari ini (sekasa) masih ada dump truck yang mengangkut material batu besar tanpa penutup bak belakang cukup leluasa beraktifitas di pusat kota Daruba.
Mobil-mobil tersebut mengangkut material dari desa Momijiu ke salah satu lokasi proyek di pusat kota Daruba. Hal tersebut lantas membuat para pengendara mobil maupun motor banyak yang mengecam, karena menganggap sangat membahayakan mereka.
“Bagimana jika terjatuh ke badan jalan, pastinya sangat membahayakan pengendara lho, herannya ini dibiarkan seolah-olah hal yang biasa,” kesal Herman salah satu pengendara sepeda motor. Ayu warga Daruba juga mengeluh hal yang sama. “Sudah lama truk melintas, bahkan dalam satu hari bisa puluhan kali, baru jalannya ngebut sekali, jadi takut kalau batu yang diangkut itu jatuh, bisa bahaya,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Pulau Morotai Ahdad Hi Hasan mengaku akan memberikan teguran keras kepada sopir truk. “Saya sudah perintahkan Kabid Keselamatan untuk menyampaikan teguran keras, dan itu sudah di pasang pengaman (rantai besi),” singkat Ahdad. (fay)

