Advertorial
SOFIFI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menggelar uji sertifikasi kompetensi kepada siswa SMK sewilayah Malut.
Uji sertifikasi kompetensi bagi peserta didik guna mengukur serta memperkuat keterampilan atas kerjasama Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura yang digelar di SMK Negeri 2 Ternate, Senin (08/03/21).
Kepala Dinas Dikbud Malut Imam Machdy Hassan mengatakan, uji sertifikasi kompetensi merupakan sebuah keharusan yang hendaknya dilaksanakan oleh satuan pendidikan. Hal ini bertujuan untuk mengukur kecakapan, keahlian, serta ketrampilan para peserta didik dalam upaya memenuhi standar mutu dan standar kompetensi sumber daya manusia.
Dirinya berharap kepada peserta didik yang mengikuti kegiatan uji sertifikasi kompetensi tersebut benar-benar focus sehingga hasilnya bisa memuaskan.
“Dikbud Malut akan terus melakukan evaluasi, monitoring, serta berbenah untuk seluruh SMK sewilayah Malut,” kata Imam saat memberikan sambutan. Dalam sambutan itu, dirinya juga berharap kegiatan ujian sertifikasi komptensi harus didukung dengan sarana prasarana penunjang yang memadai, maupun guru produktif, profesional sesuai spektrum kejuruan.
Dengan demikian target pencapaian penyediaan sumber daya manusia bisa tercapai dengan baik. Menurut dia, pemenuhan sarana dan prasarana khususnya tahun ini bagi SMK Negeri 2 Kota Ternate dianggarkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemenuhan ini tidak lain hanyalah memenuhi kelengkapan sarana prasarana demi menunjang kompetensi peserta didik. Dengan demikian dukungan dari badan standar nasional pendidikan dan lembaga sertifikasi profesi kepada Dikbud Malut demi pengembangan SMK sangat diharapkan. Sebab wilayah Malut dengan presentase penyerapan tenaga kerja dari waktu ke waktu terus bertambah.
Disisi lain, kesiapan sumber daya manusia belum memiliki kompetensi standar sebagaimana diharapkan. “Maka diharapkan kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate maupun kepala SMK pada umumnya agar lebih kreatif, inovatif, mandiri, dan terus berkoordinasi sehingga presepsi dalam pengembangan SMK dapat terwujud,” jelas Imam mengakhiri sambutanya.
Diketahui, uji kompetensi sertifikasi siswa SMK dihadiri oleh Kepala Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP P1), Kepala Cabang Dinas UPTD Kota Ternate, Kepala SMK Negeri 2 Kota Ternate. Kegiatan ini sekaligus dirangkaikan dengan penyarahan sertifikasi kompetensi kepada siswa oleh Balai Jasa Kontruksi Wilayah VII Jayapura. (dex/adv)

