Wagub Malut Panen Perdana Udang Vaname di Tuada

Menurut Sarbin, minat pasar terhadap udang vaname cukup besar. Karena itu, potensi tersebut harus dimanfaatkan secara serius oleh masyarakat Desa Tuada yang selama ini dikenal sebagai desa nelayan.

Ia juga mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir birokrasi dalam mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat. Birokrasi, kata Sarbin, tidak boleh hanya bekerja pada aspek administratif, tetapi harus masuk pada ruang pelayanan, pendampingan, dan penguatan usaha masyarakat.

“Birokrasi harus bergerak ke ruang pelayanan dan bisnis. Anggaran yang dikeluarkan harus menghasilkan nilai ekonomi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Sarbin juga meminta koordinasi antara Dinas Perikanan Kabupaten Halbar dan Pemerintah Provinsi Malut melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) terus diperkuat. Menurutnya, kendala administrasi tidak boleh menjadi penghambat peningkatan kesejahteraan nelayan.

Sementara itu, Wakil Bupati Halbar, Djufri Muhammad, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam pengembangan sektor perikanan. Ia berharap, program tambak milenial dan Desa Nelayan Merah Putih dapat membuka ruang usaha baru bagi pemuda desa.