Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga meminta BKPSDM untuk buat telaahan terkait hal tersebut, mulai dari Oba Utara, Oba Tengah, Oba hingga Oba Selatan, untuk di pulau Tidore bisa melihat Kelurahan/Desa terpencil seperti Talaga, Kalaodi, Gurabungan, Jaya dan Lada Ake.
Ini juga harus diperhatikan, pendapatannya harus berbeda, jika ini dilakukan pasti semua orang betah bertugas di sana.
“Untuk Bapak Ibu PPPK juga harus tetap semangat, karena setiap lima tahun sekali ada perpanjangan, tetapi Bapak Ibu juga harus yakin bahwa satu kali waktu akan diangkat menjadi PNS tetap, karena sekarang kan sudah ada NIP, hanya saja proses kenaikan pangkat yang belum bisa, karena diatur oleh regulasi, dan itu belum berubah, karena kondisi keuangan negara saat ini sedang kolaps,” imbuhnya.
Muhammad Sinen juga menambahkan, “jika suatu ketika keuangan negara sudah mantap, aturan tersebut kemungkinan akan berubah, jadi bisa memberikan kesempatan kepada Bapak Ibu PPPK yang sudah lama mengabdi, untuk dapat posisi yang baik, jadi sebagai pahlawan tanpa jasa di setiap wilayah di Kota Tidore Kepulauan, semangat harus tinggi, untuk hal lainnya nanti Wali kota dan wakil wali kota pikirkan, yang penting semangat dulu,” ucapnya.
Adapun rekapitulasi penyerahan SK yaitu, 2 orang Pengangkatan CPNS Sekolah Kedinasan STTD Tahun Anggaran 2024, 5 orang Pengangkatan PNS Sekolah Kedinasan STTD Tahun Anggaran 2023, 16 orang Pengangkatan CPNS Formasi Umum Tahun Anggaran 2024, dan 18 orang perpanjangan SK PPPK Tahun Anggaran 2020, total keseluruhan 41 orang. (hms)
