Lebih lanjut, Muhammad Sinen mengatakan, Islamic Center merupakan inisiatif dari masyarakat Tomalou, akan tetapi Rencana pembangunan ini kemudian disampaikan ke pemerintah Daerah, sehingga pemerintah juga harus turut membantu dalam proses pembangunan Islamic Center yang kedepan nanti menjadi icon baru Kota Tidore.
“Jadi ini merupakan inisiatif dan gotong royong dari masyarakat Tomalou, kemudian informasinya disampaikan ke Pemerintah Daerah, sehingga kami merasa bahwa ini juga bagian dari pemerintah Daerah,” kata Muhammad Sinen.
Orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan ini juga mengungkapkan bahwa pembangunan Islamic Center di Tomalou ini akan menjadi icon kota Tidore Kepulauan, Selain itu sebagai wujud dukungan terhadap Tidore yang telah ditetapkan sebagai Kota Santri.
“Sekalipun dibangun di Tomalou, tapi ini akan menjadi icon Kota Tidore, dan ini juga menjadi fasilitas pendukung Kota santri serta menjadi perhatian serius bagi pemerintah Kota Tidore Kepulauan,” tutup Muhammad Sinen. (hms)
