“Kami berharap generasi muda muslim mempunyai identitas sebagai Generasi Qur’ani juga tidak hanya sekedar sanggup membaca Al-Qur’an, tapi juga memahami kandungannya agar bisa mengimplementasikan dalam kehidupan keseharian Inilah salah satu ciri dari SDM unggul sesuai dengan napas Al-Qur’an sehingga besar harapan kami melalui MTQ ke 30 ini, akan mampu mewujudkan tatanan masyarakat serta generasi muda yang religius dan memiliki akhlak yang Qur’ani.” kata Ali Ibrahim.
Walikota dua periode ini juga mengharapkan MTQ ini tidak semata-mata menjadi wahana untuk berlatih dan berlomba membaca Al-Qur’an, tetapi jalan mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan Al- Qur’an, MTQ juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka, selain juga sebagai bentuk dakwah untuk menyempurnakan akhlak kaum Muslimin dan Muslimah serta Nilai-nilai silaturahmi dan kebersamaan yang tercipta antar-kafilah di arena MTQ ini juga akan semakin kokoh dan akan menjadi sebuah media untuk menumbuhkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Tak lupa, orang nomor satu di Kota Tidore kepulauan ini juga mengatakan atas nama Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras, atas terselenggaranya MTQ ini sebagai salah satu bagian dari upaya peningkatan pembinaan sumber daya manusia yang telah menjadi program Pemerintah Daerah.
“Sehingga melalui moment ini, mari kita semua bertekad, untuk menjadikan kota ini sebagai daerah yang selalu aman, nyaman dan damai serta masyarakatnya senantiasa sejahtera, mari sama-sama kita wujudkan Kota Tidore sebagai Kota Santri.” ajak Ali Ibrahim.
