TERNATE – Penyaluran bantuan yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp 14 miliar untuk pemulihan ekonomi pada beberapa sektor, diminta untuk dipending penyalurannya sampai selesai Pilkada. Langkah ini agar nantinya diberikan ke warga yang tepat sasaran bukan kepentingan tertentu.
Walikota Ternate Burhan Abdurahman mengatakan, DID itu disalurkan ke beberapa SKPD terkait sesuai dengan kriteria dan ukuran, dan DID itu bantuan pemerintah pusat.
“Jadi jangan di salah gunakan, apalagi ini momentum politik. Jangan nyerempet-nyerempet kesitu lah, dan DID itu dibagi sesuai dengan yang membutuhkan, jangan yang menyenangkan kalau ke petani ya ke petani,” katanya. Menurut dia, hal ini agar dengan dana tersebut dapat memberikan manfaat ke masyarakat dan dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional sesuai dengan tujuannya.
“Sehingga betul-betul harus disalurkan sesuai dengan peruntukannya, jadi kepada dinas terkait ini saya minta untuk tertib menyalurkan itu jangan memanfaatkan untuk kepentingan lain yang nanti tidak punya dampak kepada penerima bantuan,” tegasnya.
Sebab bantuan yang nantinya diberikan itu lanjut dia, untuk mendukung usaha warga, jika dia petani maka dapat mendukung produktivitas pertaniannya, dia berulang kali mengingatkan agar penyalurannya sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
“Dana ini turun tanpa kita bayangkan akan dapat dana ini, karena pemerintah melihat dengan dampak pandemic ini banyak sektor yang lesu. Karena itu dengan dana yang ada diharapkan untuk bisa menaikan produktivitas dari sektor-sektor yang terkena dampak,” tandasnya.
Dia menegaskan, dengan berbagai keluhan warga ini, pihaknya akan menghentikan sementara (pending, red) penyaluran dana tersebut.
“Kalau bisa kita pending dulu (sampai selesai pilkada) supaya jangan ada (yang memanfaatkan). Sebenarnya sasarannya itu lebih cepat lebih bagus supaya masyarakat merasakan, tapi kalau ada indikasi yang kurang beres lebih baik jangan. Karena kalau kurang beres itu berarti tidak kena sasaran dan ada kepentingan, mendingan jangan lebih baik ditunda, dan saya sudah instruksikan cari masyarakat yang memang betul-betul merasa manfaat dari dana ini,” tutupnya.(cim)

