Walikota Tidore Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Masjid Al Muhajirin

Walikota dua periode ini juga berharap agar Masjid yang akan dibangun ini, nantinya selain berfungsi sebagai tempat ibadah, juga dapat berfungsi sebagai tempat pembinaan  umat, wadah pemersatu masyarakat, tempat masyarakat bermusyawarah dalam memecahkan masalah.

Sementara, Salim H Ahmad dalam laporannya mengatakan, Masjid Al Muhajirin merupakan masjid yang pertama kali dibangun di Kelurahan Indonesiana sekitar tahun 1978 yang jamaahnya pada umumnya berasal dari berbagai suku di Indonesia seperti suku Jawa, Bugis, Gorontalo, Buton, Tidore, Makian, Minang, Ambon dan lain sebagainya.

“Sehingga masjid ini sudah termakan usia dan mengalami keretakan sehingga pengurus Ta’mir masjid berupaya untuk melakukan perbaikan,” kata Salim.

“Atas nama panitia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan seluruh pihak yang telah memberikan sumbangan dan pikiran sehingga tahapan awal pembangunan masjid Al-Muhajirin dapat terlaksana dengan baik dan berlanjan lancer,” kata Salim. (hms)